<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Keherananku</title>
	<atom:link href="http://keherananku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keherananku.wordpress.com</link>
	<description>sekelumit yang pernah singgah dan menjadi pemikiran</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jan 2012 07:09:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='keherananku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Keherananku</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://keherananku.wordpress.com/osd.xml" title="Keherananku" />
	<atom:link rel='hub' href='http://keherananku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sumber Persoalan</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2012/01/02/sumber-persoalan/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2012/01/02/sumber-persoalan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 07:09:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah diceritakan sebuah negeri dengan sebuah sungai nan bersih dan jernih yang mengalir padanya. Sungai itu digunakan sebagai sumber air minum dan irigasi bagi seluruh penduduknya. Airnya sangatlah bersih dan jernih, sehat tanpa polusi dan kotoran apapun, jernih dan menyegarkan. &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2012/01/02/sumber-persoalan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=284&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah diceritakan sebuah negeri dengan sebuah sungai nan bersih dan jernih yang mengalir padanya. Sungai itu digunakan sebagai sumber air minum dan irigasi bagi seluruh penduduknya. Airnya sangatlah bersih dan jernih, sehat tanpa polusi dan kotoran apapun, jernih dan menyegarkan. Alhasil penduduknya pun memiliki sumber air bersih untuk dikonsumsi yang sehat. Penduduk negeri itu tentunya menjadi sehat dan kuat, karena sungai yang menjadi sumber air minum mereka adalah sungai yang sehat.</p>
<p>Tubuh yang sehat dan kuat, pikiran yang cerdas tentulah aset yang sangat berharga. Setiap kali musuh datang menyerang, selalu berhasil mereka kalahkan. Setiap kali ancaman datang selalu mereka pukul mundur. Tak pernah sekalipun kekalahan menghampiri mereka. Luar biasa&#8230;&#8230;.</p>
<p>Waktu terus berjalan, datang dan pergi. Tahun, Bulan, Minggu dan hari terus berganti, generasi demi generasi berlalu, hingga pada suatu masa sungai itu menjadi keruh tak jernih lagi. Sampah, polusi dan kotoran ada di mana-mana. Air yang dulunya bersih dan sehat menjadi keruh dan penuh kuman penyakit. Alhasil air yang dikonsumsi adalah air yang tidak sehat. Kuman dan penyakit pun berdatangan menjangkiti. Satu, dua, tiga, dan tak terhitung lagi berapa banyak penduduk negeri itu yang terkena dampaknya.</p>
<p>Pada akhirnya sudah dapat diduga, penduduk negeri itu menjadi sakit-sakitan, banyak diantara mereka terkena penyakit parah, kronis bahkan komplikasi. Dalam kondisi seperti ini musuh masih saja berdatangan, tentu saja dengan tubuh yang sakit-sakitan musuh dengan mudah mengalahkan mereka di rumah mereka sendiri, di negeri mereka sendiri. Kerugian demi kerugian terus bermunculan. Korban jiwa, harta tak lagi dapat ditoleransi.</p>
<p>Menghadapi situasi yang semakin genting, pada akhirnya ada sebagian penduduk yang berupaya mencari solusi dan memecahkan masalah ini. Adalah si Cendekiawan -salah seorang terpandang di negeri itu&#8211; mengajukan usulan untuk terus melawan musuh apapun yang terjadi, baik sakit maupun sehat, terus berusaha sampai titik darah penghabisan tanpa kenal menyerah dan istirahat. Setiap kali musuh atau ancaman datang harus dilawan apapun situasi dan kondisi saat itu pada negeri mereka, baik penduduk sakit-sakitan maupun sehat. Si Cendekiawan ini beralasan bahwa mempertahankan negeri sendiri adalah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi. Lain halnya dengan rekan si Cendekiawan tadi, adalah si Cerdas, dia adalah salah satu pejabat dan orang yang dihormati di negeri itu, si Cerdas ini mengusulkan untuk mengobati penduduk yang sakit dengan obat-obatan yang ada, yang penting setiap ada yang sakit langsung diobati dan begitu seterusnya. Dua opini dari para pembesar negeri itu ramai diperbincangkan, sebagian menyetujui, sebagian menolak, sebagian ada yang mengikuti namun sebagian yang lain ada yang tidak demikian. Pada suatu hari datang lah si Bijak yang mengusulkan solusi untuk masalah negeri itu. Si Bijak ini adalah orang biasa saja, bukan bangsawan, bukan pejabat bukan pula orang terpandang, dia hanya orang biasa saja sebagaimana warga lain pada umumnya. Usul yang disampaikan nya adalah bahwa yang harus dilakukan adalah menyelesaikan akar persoalan terlebih dahulu. Karena sumber masalah adalah penduduk yang sakit karena meminum air yang kotor, maka air yang sekarang ini kotor harus dibersihkan terlebih dahulu sehingga menjadi sehat dan layak konsumsi. Air yang sekarang ini kotor tidak boleh diminum sampai kembali jernih dan sehat seperti sediakala sebelum tercemar dengan berbagai sampah dan polutan. Kemudian setelah air menjadi sehat dan bersih kembali barulah penduduk minum air tersebut, dengan demikian badan akan menjadi sehat karena air yang dikonsumsi adalah air yang sehat.</p>
<p>Jika sungai tadi bernama Al Islam, dan negeri tadi adalah sebuah negeri muslim, penyakit yang muncul adalah penyakit aqidah, ahlaq dan penyakit-penyakit agama lainnya, maka pendapat siapakah yang akan Anda ikuti dalam masalah ini? Si Cendekiawan, si Cerdas atau si Bijak?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/284/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=284&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2012/01/02/sumber-persoalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>2011 in review</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2012/01/02/2011-in-review/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2012/01/02/2011-in-review/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 06:26:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Heran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog. Here&#8217;s an excerpt: A San Francisco cable car holds 60 people. This blog was viewed about 2,100 times in 2011. If it were a cable car, it &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2012/01/02/2011-in-review/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=280&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.</p>
<p>	<a href="/2011/annual-report/"><img src="http://www.wordpress.com/wp-content/mu-plugins/annual-reports/img/emailteaser.jpg" width="100%" alt="" /></a></p>
<p>Here&#8217;s an excerpt:</p>
</p>
<blockquote><p>A San Francisco cable car holds 60 people.  This blog was viewed about <strong>2,100</strong> times in 2011.  If it were a cable car, it would take about 35 trips to carry that many people.</p></blockquote>
<p><a href="/2011/annual-report/">Click here to see the complete report.</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=280&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2012/01/02/2011-in-review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.wordpress.com/wp-content/mu-plugins/annual-reports/img/emailteaser.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhan Penuh Barokah</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2011/08/15/277/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2011/08/15/277/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2011 07:18:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana mungkin seorang yang beriman tidak berbahagia sementara pintu-pintu surga dibuka, dimana hal ini berarti kesempatan bagi dia untuk berlomba-lomba beramal kebajikan dan berharap amalannya diterima oleh Allah ta&#8217;ala dan mendapat limpahan pahala dan karunia dariNya&#8230;. Bagaimana mungkin seorang yang &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2011/08/15/277/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=277&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana mungkin seorang yang beriman tidak berbahagia sementara pintu-pintu surga dibuka, dimana hal ini berarti kesempatan bagi dia untuk berlomba-lomba beramal kebajikan dan berharap amalannya diterima oleh Allah ta&#8217;ala dan mendapat limpahan pahala dan karunia dariNya&#8230;.</p>
<p>Bagaimana mungkin seorang yang berdosa tidak berbahagia sementara pintu-pintu neraka ditutup, dimana hal ini berarti kesempatan bagi dirinya untuk bertaubat dari segala dosa dan kesalahan, kembali kepada Allah kembali kepada jalan yang benar dan diridhoiNya, dan memohon ampunanNya&#8230;.</p>
<p>dan Bagaimana mungkin seorang yang berakal tidak berbahagia sementara setan-setan dibelenggu&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/277/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=277&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2011/08/15/277/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kawan&#8230;kau tidak seperti yang kuharapkan</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2010/09/22/kawan-kau-tidak-seperti-yang-kuharapkan/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2010/09/22/kawan-kau-tidak-seperti-yang-kuharapkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2010 01:32:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[Setelah dengan berat hati kawanku yang pertama di istirahatkan sehubungan dengan usia yang sudah tidak memadai, datanglah kawan baru dengan penampilan yang meyakinkan dibekali dengan sponsor nama besar Sony Ericsson. Sony Ericsson G502 adalah penerus perjalanan dan perjuangan pendahulunya, kawan &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2010/09/22/kawan-kau-tidak-seperti-yang-kuharapkan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=258&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/09/g502.jpg"><img src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/09/g502.jpg?w=593" alt="G 502" title="g502"   class="alignleft size-full wp-image-259" /></a> Setelah dengan berat hati kawanku yang pertama di istirahatkan sehubungan dengan usia yang sudah tidak memadai, datanglah kawan baru dengan penampilan yang meyakinkan dibekali dengan sponsor nama besar Sony Ericsson. Sony Ericsson G502 adalah penerus perjalanan dan perjuangan pendahulunya, kawan baikku Philips Fisio 826.<span id="more-258"></span></p>
<p>25 April 2009, kawan baru ini  mulai menemani, setelah di tebus dengan mahar sejumlah IDR 1.599.000 di erafone Sony Ericsson ITC Roxy Mas. &#8220;Best Seller ini Pak&#8221; kata sales personnya Mr XX XX. Pilihan pada akhirnya dijatuhkan pada G502 besutan Soner ini karena yang saya ketahui pada waktu itu, HP ini hape ekonomis dengan koneksi internet bagus, harga murah dan penampilan tidak murahan. Kabel data dan memory card tidak termasuk pada paket penjualan, tanpa pikir panjang ikut saya tebus untuk kemudahan di kemudian hari.Hampir IDR 2.000.000 uang keluar waktu itu belum termasuk ongkos transport metro mini dan bus kota. Rasa senang bukan main saat itu punya HP polyphonic, layar warna, kamera 2.0 Megapixel dan berbagai fasilitas lainnya yang pastinya tidak ada pada pendahulunya Sang Philips Fisio 826.</p>
<p>Kesan pertama, koneksi internet cukup kencang, kamera bagus, suara jernih, model keren dan menu yang ada pada kawan kita ini sangat mudah dan enak dipakai, <em>user friendly</em> lah sanagat memudahkan pengguna, cukup trial and error pasti sudah mahir. Tapiiiiiii, ada yang mengganjal, setiap kawan kita ini dihidupkan dari mati surinya, animasi yang ditampilkan patah-patah dan tidak lancar kemudian konsumsi baterai menurut saya pribadi sangat boros, atau mungkin baterai yang tidak beres, setiap hari harus isi ulang jika tidak ingin habis di tengah jalan. Casing ada yang berbunyi jika tertekan tangan khususnya di bagian bawah layar sebelah kanan.</p>
<p><a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/09/g5021.jpg"><img src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/09/g5021.jpg?w=593" alt="" title="g5021"   class="alignleft size-full wp-image-261" /></a>30 April 2009, enam hari setelah premiere, kawan kita ini mengalami gejala aneh, jika ada telepon masuk, suara lawan bicara sama sekali tidak terdengar walaupun volume hp sudah dimaksimalkan. Suara lawan bicara baru akan terdengar apabila l<em>oud speaker </em>diaktifkan. Tidak nyaman tentunya jika setiap kali ada telepon masuk harus menggunakan <em>loud sepaker</em>, langkah pertama adalah mencoba menghubungi <em>customer service</em> Soner menanykan hal ini, siapa tau ada settingan yang harus dibenarkan, solusi saat itu adalah mematikan HP dan mencabut baterai kemudian dibiarkan selama 15 menit. Walhasil, solusi dari <em>customer service</em> ternyata tidak berguna, sakit kawan kita ini belum sembuh juga. Kembali telepon <em>customer service</em>  akhirnya jurus pamungkas pun tak urung dikeluarkan&#8230;&#8221;Dibawa ke <em>service center</em> aja Pak&#8230;&#8221; whu hu &#8230;.muales nya bukan main&#8230;.rontok semua harapan yang semula membumbung tinggi, benar kata orang ..semakin tinggi naik, semakin sakit jatuhnya. Maaf jika terkesan lebay/hiperbola, karena memang membeli hp dan mengeluarkan nominal dengan lima sampai enam angka nol bukan hal yang sering dan biasa dilakukan. </p>
<p>Akhirnya beberapa hari berselang kawan kita ini sudah sembuh dan sudah bisa diambil dari &#8220;rumah sakit&#8221; nya di Service Center Sony Ericsson Mall Ambassador. Bahlulnya saat itu, kenapa saya tidak minta diganti HP baru saja, toh masih garansi, belum genap seminggu, walaupun nantinya kemungkinan besar tidak akan berguna juga, karena ternyata banyak juga yang mengalami hal yang sama, jadi kemungkinan memang ada masalah dengan kawan kita ini, produk yang sama dan yang seangkatan dengannya. Saat diambil dari &#8220;rumah sakit&#8221; nya petugas di sana berkata &#8230;&#8221; Ini <strong>CUMA IC</strong> nya <strong>AJA</strong> Pak&#8230;&#8221; &#8230;.IC mungkin yang dimaksud adalah <em>Integrated Circuit</em> dan saya kurang sependapat jika dalam situasi yang rusak adalah IC dan dalam waktu belum satu minggu pemakaian sudah rusak, masih diberi embel-embel &#8220;CUMA&#8221; dan &#8220;aja&#8221; &#8230;&#8230;&#8230;Jadi teringat kalimat Tukul Arwana yang sering dia bawakan dalam acara <em>talk show</em> nya &#8212;- &#8220;<em>dhengkulmu mlocot</em>&#8220;&#8212;&#8221;<em>tak sobek-sobek mulutmu</em>&#8221; &#8230;..wha ha ha ha &#8230;&#8230;.</p>
<p>Kemudian lanjut cerita, kawan kita mulai bertugas seperti biasa, hari demi hari, minggu demi minggu. <em>Eh lha kok ndilalah</em> ada gejala aneh ladi pada kawan kita ini&#8230;dia sering pingsan sendiri, entah waktu <em>browsing</em>, sms, membaca sms, maupun dalam kondisi <em>idle</em>, sering sekali hal ini terjadi. Kebetulan teman saya juga berteman dengan G502 dan juga menglami hal yang sama dengan saya. Belum lagi sembuh dan belum lagi ada jalan keluar kawan kita ini pun sudah tambah aneh lagi sakitnya, kali ini kawan kita ini tidak bisa mengirim sms, setiap sms yang akan dikirim selalu masuk ke folder outbox dan tidak terkirim kepada nomor yang dituju, terus terang hal ini sangat menyusahkan bagi saya. </p>
<p>Pencarian di dunia maya menyebutkan bahwa ternyata banyak juga yang mengalami masalah yang sama dengan Soner G502, dan solusi yang ada adalah dengan update <em>firmware</em> nya, namun solusi ini adalah obat untuk penyakit sering pingsan sendiri dan bukan obat untuk penyakit buta huruf dalam hal sms -an. Sampai sekarang belum saya lakukan update<em> firmware</em> kawan kita ini, <em>file</em> untuk update belum ada akibat pembatasan dari proxy kantor untuk situs-situs <em>download</em>, otomatis teman kita ini sekarang saya skors dan diberhentikan dengan tidak hormat sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.</p>
<p>&#8212;&#8212;</p>
<p>Tanpa diundang dan dijemput, iseng-iseng dihidupkan kembali setelah putus asa mencoba update firmware ke versi yang lebih baru selalu gagal maning-gagal maning ternyata kawan kita ini sudah bisa on line lagi, sms bisa dikirim dengan sukses sampai ke tujuan tidak hanya &#8220;nyasar&#8221; ke outbox saja. Kebiasan buruk sering pingsan sendiri masih sering terjadi, kalau ada telpon masuk kawan kita ini malah pingsan tanpa permisi, seringkali saat mau siuman lagi ada tulisan Inactive SIM, seringkali memory card tidak terbaca daaaaaaannn animasi saat pertama dihidupkan masih patah-patah. Gak tau deh&#8230;..no comment&#8230;..</p>
<p>&#8212;&#8212;-</p>
<p>Jumat, 22 Oktober 2010, updating firmware ternyata sukses dikerjakan, alhasil kini kawan kita yang sempat bikin repot ini sehat kembali. Tidak ada tanda &#8211; tanda akan pingsan lagi, update driver untuk sound dan kamera tak lupa dikerjakan. Akhirnya selamat bergabung kembali kawan&#8230;semoga dirimu sehat selalu&#8230;</p>
<p>Bagi kawan-kawan yang mungkin membutuhkan step by step update firmware G502, dapat membaca pada link berikut ini : <em>http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1219931</em>.</p>
<a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/09/se-logo.jpg"><img src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/09/se-logo.jpg?w=593" alt=""   class="size-full wp-image-264" /></a>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/258/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=258&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2010/09/22/kawan-kau-tidak-seperti-yang-kuharapkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/09/g502.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">g502</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/09/g5021.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">g5021</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/09/se-logo.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Amalan-amalan Ringan dengan Ganjaran Melimpah</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2010/02/18/amalan-amalan-ringan-dengan-ganjaran-melimpah/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2010/02/18/amalan-amalan-ringan-dengan-ganjaran-melimpah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 10:44:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Pertama Shalat Isyroq Abu Umamah, Shahabat Nabi pernah menuturkan sebuah hadits dari Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam : مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدِ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى، كَانَ كَأَجْرِ حَاجٍّ، أَوْ مُعْتَمِرٍ تَامًّا حَجَّتُهُ وَعُمْرَتُهُ “Barangsiapa &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2010/02/18/amalan-amalan-ringan-dengan-ganjaran-melimpah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=238&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertama</strong></p>
<p><strong>Shalat Isyroq</strong></p>
<p>Abu Umamah, Shahabat Nabi pernah menuturkan sebuah hadits dari Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam :<br />
<strong><br />
مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدِ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى، كَانَ كَأَجْرِ حَاجٍّ، أَوْ مُعْتَمِرٍ تَامًّا حَجَّتُهُ وَعُمْرَتُهُ</strong></p>
<p>“Barangsiapa yang mengerjakan shalat shubuh dengan berjama&#8217;ah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat sunnah Dhuha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumroh secara sempurna&#8221; (Hadits Riwayat Thobroni, Syaikh Al Albani dalam Shahih Targhib (469) mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirihi (shahih dilihat dari jalur lainnya)).<span id="more-238"></span></p>
<p>Anas bin Malik pernah berkata, Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda :<br />
<strong><br />
« مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ ». قَالَ<br />
</strong><strong><br />
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ<br />
</strong><br />
“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama&#8217;ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka&#8217;at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” (Hadits Riwayat Tirmidzi nomor 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)</p>
<p>Jabir bin Samuroh, pernah ditanya tentang seringnya beliau menemani Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam duduk, kemudian beliau menjawab :<br />
<strong><br />
نَعَمْ كَثِيرًا كَانَ لاَ يَقُومُ مِنْ مُصَلاَّهُ الَّذِى يُصَلِّى فِيهِ الصُّبْحَ أَوِ الْغَدَاةَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَإِذَا طَلَعَتِ الشَّمْسُ قَامَ وَكَانُوا يَتَحَدَّثُونَ فَيَأْخُذُونَ فِى أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ فَيَضْحَكُونَ وَيَتَبَسَّمُ.<br />
</strong><br />
“Iya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya tidak beranjak dari tempat duduknya setelah shalat shubuh hingga terbit matahari. Apabila matahari terbit, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri (meninggalkan tempat shalat). Dulu para sahabat biasa berbincang-bincang (guyon) mengenai perkara jahiliyah, lalu mereka tertawa. Sedangkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya tersenyum saja.” (Hadits Riwayat Muslim nomor 670)</p>
<p><em>&#8211;rumaysho.com&#8211;</em></p>
<p><strong>Kedua</strong></p>
<p><strong>Kalimat Tauhid</strong></p>
<p>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada muadzin yang sedang mengucapkan syahadat tauhid :<br />
<strong><br />
« خَرَجْتَ مِنَ النَّارِ »<br />
</strong><br />
”Engkau terbebas dari neraka.” (Hadist riwayat Imam Muslim nomor 873)</p>
<p>Pada kesempatan yang lain Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :<br />
<strong><br />
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّة<br />
</strong><br />
”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga” (Hadits riwayat Imam Abu Daud Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih nomor 1621)</p>
<p>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :<br />
<strong><br />
قُلْتُ ياَ رَسُوْلَ اللهِ كَلِّمْنِي بِعَمَلٍ يُقَرِّبُنِي مِنَ الجَنَّةِ وَيُبَاعِدُنِي مِنَ النَّارِ، قَالَ إِذاَ عَمَلْتَ سَيِّئَةً فَاعْمَلْ حَسَنَةً فَإِنَّهَا عَشْرَ<br />
أَمْثَالِهَا، قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مِنَ الْحَسَنَاتِ ، قَالَ هِيَ أَحْسَنُ الحَسَنَاتِ وَهِيَ تَمْحُوْ الذُّنُوْبَ وَالْخَطَايَ<br />
</strong></p>
<p>”Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajarilah aku amalan yang dapat mendekatkanku pada surga dan menjauhkanku dari neraka.” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapatkan sepuluh yang semisal.” Lalu Abu Dzar berkata lagi, ”Wahai Rasulullah, apakah ’laa ilaha illallah’ merupakan kebaikan?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Kalimat itu (laa ilaha illallah, pen) merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas 55)</p>
<p>Dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu, dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, beliau bersabda :</p>
<p><strong><br />
« مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ ، وَلَهُ الْحَمْدُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ . فِى يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ ، كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ ، وَكُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ ، وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِائَةُ سَيِّئَةٍ ، وَكَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنَ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِىَ ، وَلَمْ يَأْتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ ، إِلاَّ أَحَدٌ عَمِلَ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ » .<br />
</strong><br />
”Barangsiapa mengucapkan ’laa il aha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ’ala kulli syay-in qodiir’ [tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu] dalam sehari sebanyak 100 kali, maka baginya sama dengan sepuluh budak (yang dimerdekakan, pen), dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus darinya 100 kejelekan, dan dia akan terlindung dari setan pada siang hingga sore harinya, serta tidak ada yang lebih utama darinya kecuali orang yang membacanya lebih banyak dari itu.” (Hadist Riwayat Imam Bukhari nomor 3293 dan Imam Muslim nomor 7018)</p>
<p>&#8211;<em>rumaysho.wordpress.com</em>&#8211;</p>
<p>bersambung &#8230;&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=238&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2010/02/18/amalan-amalan-ringan-dengan-ganjaran-melimpah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dia sulit dikalahkan pada sesuatu yang ada di hatinya &#8230;&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2010/02/18/dia-sulit-dikalahkan-pada-sesuatu-yang-ada-di-hatinya/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2010/02/18/dia-sulit-dikalahkan-pada-sesuatu-yang-ada-di-hatinya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 10:18:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Mengenalnya merupakan nikmat Allah yang harus disyukuri. Dekat dan menjadi teman baiknya sungguh menyenangkan. Tak usah kau meminta dia akan memberi. Sebelum engkau meminta dia pasti akan sudah memberikannya kepadamu. Tak usah kau mengaduh dia pasti akan memahami. Solusi dan &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2010/02/18/dia-sulit-dikalahkan-pada-sesuatu-yang-ada-di-hatinya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=235&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_250" class="wp-caption alignleft" style="width: 187px"><a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/02/ke-4611.jpg"><img src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/02/ke-4611.jpg?w=593" alt="Ryanta Mitra Karina" title="KE 461"   class="size-full wp-image-250" /></a><p class="wp-caption-text">Ryanta Mitra Karina</p></div>Mengenalnya merupakan nikmat Allah yang harus disyukuri.<br />
Dekat dan menjadi teman baiknya sungguh menyenangkan.<br />
Tak usah kau meminta dia akan memberi.<br />
Sebelum engkau meminta dia pasti akan sudah memberikannya kepadamu.<br />
Tak usah kau mengaduh dia pasti akan memahami.<br />
Solusi dan jalan keluar akan dia tawarkan dengan seberkas senyum tersirat di wajahnya.<br />
Keikhlasan tak usah kau tanyakan padanya, pamrih dan harapan imbalan tak pernah ada di kamusnya.</p>
<p>Pemalu, dan cenderung suka mengalah, mendahulukan kepentingan orang lain.<br />
Berani dan tegas saat diperlukan.<br />
Cepat merespon, dan mengambil tindakan seperlunya.<br />
Bantuan akan senantiasa diberikannya kepadamu, bahkan tanpa engkau menyadarinya.<br />
Lembut tutur katanya tak pernah menyakitkan.</p>
<p>Lebih dari itu jika engkau mengalami sakit menimpa dia akan dengan sangat ringan berkata dan berdoa &#8221; Jika bisa pindahkan saja sakitmu kepadaku, supaya aku saja yang sakit, dan jangan engkau yang sakit&#8230;&#8230;&#8230;&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=235&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2010/02/18/dia-sulit-dikalahkan-pada-sesuatu-yang-ada-di-hatinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/02/ke-4611.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">KE 461</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sesuatu tentang Hidayah</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2010/02/17/sesuatu-tentang-hidayah/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2010/02/17/sesuatu-tentang-hidayah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 02:05:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Hidayah, petunjuk, keterangan, bayan, dengen disertai hujjah dan dalil atau argumentasi. Mungkin semua kita sudah memahami atau paling tidak mengerti dan nyambung kalau diajak berbicara mengenai masalah ini. Alkisah suatu hari selepas shalat maghrib menjelang shalat Isya di salah satu &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2010/02/17/sesuatu-tentang-hidayah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=215&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_226" class="wp-caption alignleft" style="width: 228px"><a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/02/dsc003491.jpg"><img src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/02/dsc003491.jpg?w=593" alt="Fake Florist" title="DSC00349"   class="size-full wp-image-226" /></a><p class="wp-caption-text">Bunga Palsu</p></div>Hidayah, petunjuk, keterangan, bayan, dengen disertai hujjah dan dalil atau argumentasi. Mungkin semua kita sudah memahami atau paling tidak mengerti dan nyambung kalau diajak berbicara mengenai masalah ini. Alkisah suatu hari selepas shalat maghrib menjelang shalat Isya di salah satu masjid di sebuah kota, dua orang ikhwan sedang berbicara serius tampaknya. Keduanya sedang menunggu waktu shalat Isya setelah menyelesaikan ritual shalat maghrib dan rangkainnya yang ternyata keduanya memilih untuk tinggal di masjid menuggu waktu shalat Isya tiba. Sebutlah keduanya sebagai ikhwan A dan ikhwan B.</p>
<p>Ikhwan B masih tercatat sebagai mahasiswa semester III di salah satu sekolah tinggi di kota itu memulai pembicaraan kepada ikhwan A. &#8221; Kak&#8230;mengapa ya lembaga pendidikan yang notabene &#8216;<em>arabic</em>&#8216; dan berlabelkan Islam, syariat, dan ahlussunnah tapi lulusannya tidak semuanya demikian sebagaimana label lembaga pendidikannya, mengapa pula yang masuk ke sana terkesan bebas baik dari kalangan orang-orang dengan label ahlussunah maupun tidak&#8230;?&#8221;. Belum sempat ikhwan A menjawab, waktu shalat Isya pun tiba, kemudian dengan cepat ikhwan B berujar &#8221; Maaf Kak, kalau boleh nanti saya minta waktu kakak, mau ngobrol&#8230;..&#8221;. Ikhwan A pun menyanggupi dengan anggukan kepalanya sambil berkata &#8221; Nanti di kos aja&#8230;.&#8221;, terakhir pembicaraan ditutup dengan sebuah senyuman dari ikhwan A kepada ikhwan B, sebuah senyuman dengan sinar rasa bahagia dan penuh harapan akan datangnya hidayah dan kemudahan dari Dzat yang bersemayam di atas Arsy sesuai dengan kebesaran dan kemuliananNya.<span id="more-215"></span></p>
<p>Tak terasa ritual shalat Isya selesai dikerjakan, alhamdulillah genap sudah hari ini shalat lima waktu  berjamaah di masjid. Dua orang ikhwan kita ini pun bergegas pulang menuju kos setelah sebelumnya mampir ke warung nasi tak jauh dari kos masing-masing untuk membeli santapan malam. Seperti biasa, nasi, sayur, telur, dan tempe goreng dengan tepung menjadi pengganjal perut untuk malam yang cerah itu. Alhamdulillah. Seperi biasa santap malam ditemani dengan suara merdu radio am kecil dan mungil yang senantiasa memberikan banyak manfaat tanpa diminta sekalipun&#8230;alhamdulillah, nikmat Allah yang sangat besar, tak ingin rasanya setaip detik berlalu tanpa curahan manfaat radio kesayangan ini.</p>
<p>Tak selang berapa lama, terdengar ketukan pintu kamar pemuda A, &#8220;pasti dari pemuda B&#8221; dalam benak pemuda A, dan ternyata memang benar demikian adanya. Segera dipersilahkan masuk dan duduk di kosan pemuda A yang sangat sederhana ternyata, tak jauh beda dari kosan pemuda B, kemudian pemuda A menyuguhkan snack seadanya dan mempesilahkan pemuda B untuk menikmatinya. To the point, pemuda B langsung menanyakan pertanyaan yang sama kepada pemuda A,dan kemudian pembicaraan pun mengalir antara keduanya.</p>
<p>Ya Akhi, pemuda A memulai pembicaraannya&#8230;..Ketahuilah, hidayah itu ada dua macam, ada yang dinamakan Hidayatut Taufiq, dan ada yang dinamakan Hidayatul Irsyad wal Bayan. Hidayatut Taufiq secara mudahnya mungkin bisa kita definisikan sebagai kemauan untuk mengikuti, menerima, mengilmui, memahami dan mengamalkan kebenaran, hidayah ini sepenuhnya kewenangan Allah jalla dzikruhu untuk memberikannya, Dialah Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu dan Dialah Dzat yang Maha Membolak Balikkan Hati. Manusia sama sekali tidak mempunyai wilayah dalam hidayah  jenis ini. Adapun kemudian hidayah jenis kedua adalah Hidayatul Irsyad wal Bayan, maksudnya adalah hidayah berupa pemberian, pembawaan keterangan, dalil, bukti, argumentasi, baik berupa Firman Allah dalam Al Qur&#8217;an maupun sabda Rosululloh dalam hadits beliau, sebagaiman seorang mendakwahkan sesuatu kepada kawannya, seperti dia mengatakan ini loh dalilnya, ini loh firman Allah, ini loh Hadits Nabi, ini loh pemahaman para sahabat dan pengamalan mereka, ini  loh perkataan para ulama&#8230;kurang lebih seperti inilah yang namanya hidayatul isryad wal bayan, usaha untuk mengajak manusia mengikuti kebenaran dengan menyampaikan dalil dan hujjah. Dan hidayah jenis ini bisa dilakukan hamba, ini pulalah yang dilakukan oleh para Rasul dan Nabi dalam dakwah mereka, yang kemudian diwarisi oleh para ulama setelah mereka. Jika sudah difahami maka kewajiban kita adalah sekedar melakukan ikhtiar dan berusaha menyampaikan kebenaran, adapun hasil akhir masalah mau apa tidaknya yang didakwahi mengikuti kebenaran itu, maka kita berdoa kepada Allah semoga Allah meberinya hidayah, dan ini sepenuhnya kehendak Allah yang Maha Bijaksana, Allah memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki. Jadi Akhi, apa yang bisa dilakukan Dai, Ustadz, Kiai, Lembaga Islam,Ormas Islam, Ulama, atau bahkan para Rasul sekalipun, meraka sebatas memberikan hidayatul irsyad wal bayan, masalah mau apa tidaknya <em>mad&#8217;u</em> (yang didakwahi) menerima maka itu sama sekali tidak menjadi persoalan, dakwah mereka dikatakan telah dilaksanakan dengan benar dan sukses sepanjang telah disampaikan sesuai dengan sunnah, bukan diikuti atau tidaknya yang menjadi ukuran benar atau tidaknya sebuah dakwah. Jika dakwah diterima maka dakwah itu pasti benar, dan jika dakwah ditolak maka dakwah itu pasti salah, bukan seperti ini penilaiannya. Bahkan dalam hadits disebutkan bahwa pada hari kiamat kelak, ada Nabi yang datang tanpa pengikut sama sekali, ada Nabi yang datang hanya dengan satu pengikut, dan ada pula yang datang dengan banyak pengikut. Apakah kita akan katakan kepada para Nabi dengan pengikut yang sedikit bahkan yang tidak punya pengikut bahwa dakwah mereka salah, padahal mereka adalah para Nabi yang Maksum dan mendapat wahyu dan bimbingan langsung dari Allah&#8230;? Ingatkah antum kisah nabi Nuh <em>alaihissalam</em>, umur beliau seribu tahunan, berdakwah siang dan malam, tapi tidaklah yang menerima dakwah beliau melainkan sedikit saja, hanya rombongan yang ikut dalam kapal beliau <em>alaihissalam</em>. Bagaimana pula dengan anak beliau sendiri, ada yang bilang namanya Kan’an, anak beliau yang tahu benar kondisi setiap hari beliau,  yang setiap hari dekat, bertemu, dan tentunya mengetahui dakwah dan risalah yang dibawa beliau, anak beliau ini termasuk orang yang menolak dakwah beliau alaihissalam. Apakah dengan alasan ini kita katakan bahwa dakwah beliau salah…? Tentu tidak bukan. Bagaimana pula dengan Nabi Ibrahim <em>alaihissalam Khalilurrahman</em> ketika bapaknya menolak seruannya untuk masuk agama Tauhid, padahal hujjah, keterangan, dan dalil sudah begitu jelas…? Apakah kita juga akan mengatakan bahwa dakwah beliau adalah salah, gagal….? Tidak tentunya bukan. </p>
<p>Oke sekarang bagaimana pula dengan Nabi kita, Nabi Muhammad <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, sayyidul anbiya’ wal mursalin</em>, lihatlah bagaimana dengan paman-paman beliau, ambil misal Abu Thalib, yang tau persis dakwah beliau adalah haq dan benar, melindungi dan membela beliau dengan sekuat tenaga dan segenap kemampuannya, namun Allah takdirkan Abu Thalib mati dalam keadaan kekafiran, kurang dekat apa Abu Thalib, Abu Jahal dan umumnya Bangsa Arab Quraisy dengan beliau, mereka lebih mengenal beliau lebih daripada anak-anak mereka sendiri, bahkan mereka sudah memberi beliau gelar Al Amin, dan sudah ma’ruf akan ahlaq dan kejujuran beliau, mereka tau persis beliau tidak mungkin berdusta, mereka menyaksikan wahyu turun, mukjizat tampak, kurang hujjah apakah lagi yang turun kepada mereka, mereka membaca Al Qur’an yang ahli bahasa mereka pun mengakui bahwa Al Qur’an itu bukanlah buatan manusia, karena manusia tidak akan mungkin bisa membuat yang semisalnya. Namun apakah gerangan yang terjadi, justru mereka tidak beriman, mereka kafir dan bahkan memusuhi dakwah Nabi shallallahu alaihi wa sallam , apakah lantas dengan ini kita katakan dakwah Nabi salah, gagal…? Tidak tentunya bukan…..?</p>
<p>Kemudian kembali kepada organisasi dan lembaga dakwah yang berlabel Islam dan Sunnah tadi, yang mereka lakukan  hanya sebatas Ikhtiar dengan memberikan Hidayatul Irsyad wal Bayan, adapun soal mau tidaknya yang didakwahi mengikuti Dakwah tersebut, maka ini tentu berjalan sesuai dengan kehendak Allah ta’ala, karena ini adalah wilayah Hidayatut Taufiq yang bukan wilayah hamba. Soal mengapa yang diterima adalah nyampur ada yang berlabel sunnah dan ada yang tidak, maka mungkin alasannya, kalaupun memang mereka itu dari label yang dianggap tidak benar, maka diharapkan  dengan masuk ke lembaga pendidikan itu mereka dapat memperoleh dalil, hujjah dan keterangan yang kemudian mereka diharapkan mau mengikutinya, sehingga setelah lulus nanti label yang ada pada mereka menjadi benar setelah sebelumnya salah. Mungkin begitu ya Akhi, mungkin juga masih banyak alasan-alasan lain yang mungkin ada di pertimbangan mereka….wallahu ’alam.<br />
Si Pemuda B mendengarkan dengan serius penjelasan pemuda A, kemudian pembicaraan pun belanjut dengan menceritakan pengalaman pemuda A ketika masa SMA nya dulu.</p>
<p>Pembicaraan ini menarik  hati pemuda A, karena memang si Pemuda B boleh dibilang masih bingung akan pengajian mana yang akan dia ikuti (setidaknya begitulah bahasa mudahnya yang mungkin kita semua bisa pahami), karena memang ada beberapa nama dan label dalam masalah ini. Sayang sekali sampai saat ini si Pemuda B tadi masih lebih condong kepada “pengajian” yang tidak tepat, sehingga setiap pertanyaan tentang agama kepada pemuda A, maka pemuda A tadi akan senang dan berusaha untuk menjawab dengan benar dan tepat, dengan harapan Allah memberikan Hidayatut Taufiq kepada pemuda B untuk kemudian mau mengikuti “pengajian” yang benar dan tepat, karena dalam pandangan pemuda A, pemuda B ini memiliki ghirah (semangat) tinggi dalam beragama, semangat yang biasa ada pada seorang pemuda, sangat sayang jika semangat ini berjalan tanpa ilmu dan manhaj yang benar. “Semoga Allah ta’ala berkenan memberikan hidayah kepada pemuda B” demikianlah doa dan harapan pemuda A untuk  pemuda B.<br />
Pembicaraan riangan terus mengalir antara keduanya, tanpa terasa waktu semakin larut ketika pada akhirnya waktu menunjukkan pukul 23.30 WIB, dan pemuda B pun mohon ijin pamit sambil mengucapkan terima kasih kepada pemuda A atas waktu dan penjelasannya.</p>
<p>Wahai Dzat yang membolak balikkan hati, tetapkan hati kami di atas agamaMu. Wahai Dzat yang membolak balikkan hati, palingkan hati kami untuk senantiasa taat kepadaMu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=215&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2010/02/17/sesuatu-tentang-hidayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/02/dsc003491.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00349</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Misteri Valentine Day</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2010/01/27/misteri-valentine-days/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2010/01/27/misteri-valentine-days/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 07:16:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Valentine’s Day sebenarnya, bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor kuffar. Bahkan tak ada kaitannya dengan “kasih sayang”, lalu kenapa kita masih juga menyambut Hari Valentine ? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat? Atau hanya &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2010/01/27/misteri-valentine-days/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=217&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_218" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/20570_1301878237417_1544307739_770783_6304497_n.jpg"><img src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/20570_1301878237417_1544307739_770783_6304497_n.jpg?w=593" alt="Misteri Valentine Day" title="20570_1301878237417_1544307739_770783_6304497_n"   class="size-full wp-image-218" /></a><p class="wp-caption-text">Misteri Valentine Day</p></div>Valentine’s Day sebenarnya, bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor kuffar. Bahkan tak ada kaitannya dengan “kasih sayang”, lalu kenapa kita masih juga menyambut Hari Valentine ? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat? Atau hanya ikut-ikutan semata tanpa tahu asal muasalnya?</p>
<p>“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggung jawabannya” (Al Isra&#8217; : 36).</p>
<p>Sebelum kita terjerumus pada budaya yang dapat menyebabkan kita tergelincir kepada kemaksiatan maupun penyesalan, kita tahu bahwa acara itu jelas berasal dari kaum kafir yang akidahnya berbeda dengan ummat Islam, sedangkan Rasulullah bersabda: Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri Radiyallahu &#8216;anhu : Rasulullah bersabda: &#8220;Kamu akan mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sampai mereka masuk ke dalam lubang biawak kamu tetap mengikuti mereka. Kami bertanya: Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani? Rasulullah bersabda: Kalau bukan mereka, siapa lagi?&#8221; ( HR. Bukhori dan Muslim ).<span id="more-217"></span></p>
<p>Pertanyaan : Sebagian orang merayakan Yaum Al-Hubb (Hari Kasih Sayang) pada tanggal 14 Februari [bulan kedua pada kalender Gregorian kristen / Masehi] setiap tahun, diantaranya dengan saling-menghadiahi bunga mawar merah. Mereka juga berdandan dengan pakaian merah (merah jambu,red), dan memberi ucapan selamat satu sama lain (berkaitan dengan hari tsb).</p>
<p>Beberapa toko-toko gula-gula pun memproduksi manisan khusus &#8211; berwarna merah- dan yang menggambarkan simbol hati/jantung ketika itu (simbol love/cinta, red). Toko-tokopun tersebut mengiklankan yang barang-barang mereka secara khusus dikaitkan dengan hari ini. Bagaimana pandangan syariah Islam mengenai hal berikut :</p>
<p>1. Merayakan hari valentine ini ?<br />
2. Melakukan transaksi pembelian pada hari valentine ini?<br />
3. Transaksi penjualan – sementara pemilik toko tidak merayakannya – dalam berbagai hal yang dapat digunakan sebagai hadiah bagi yang sedang merayakan?<br />
Semoga Allah memberi Anda penghargaan dengan seluruh kebaikan !</p>
<p>Jawaban : Bukti yang jelas terang dari Al Qur’an dan Sunnah &#8211; dan ini adalah yang disepakati oleh konsensus ( Ijma&#8217;) dari ummah generasi awal muslim &#8211; menunjukkan bahwa ada hanya dua macam Ied (hari Raya) dalam Islam : &#8216; Ied Al-Fitr (setelah puasa Ramadhan) dan &#8216; Ied Al-Adha (setelah hari &#8216; Arafah untuk berziarah).</p>
<p>Maka seluruh Ied yang lainnya &#8211; apakah itu adalah buatan seseorang, kelompok, peristiwa atau even lain – yang diperkenalkan sebagai hari Raya / ‘Ied, tidaklah diperkenankan bagi muslimin untuk mengambil bagian didalamnya, termasuk mengadakan acara yang menunjukkan suka rianya pada even tersebut, atau membantu didalamnya – apapun bentuknya – sebab hal ini telah melampaui batas-batas syari’ah Allah:</p>
<p>وَتِلْكَ حُدُودُاللَّهِ وَمَن يَتَعَدَّ حُدُودَ اللَّهِ فَقَدْ ظَلَمَ نَفْسَهُ<br />
Itulah hukum-hukum Allah dan barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. [ Surah At-Thalaq ayat 1]</p>
<p>Jika kita menambah-nambah Ied yang telah ditetapkan, sementara faktanya bahwa hari raya ini merupakan hari raya orang kafir, maka yang demikian termasuk berdosa. Disebabkan perayaan Ied tersebut meniru-niru (tasyabbuh) dengan perilaku orang-orang kafir dan merupakan jenis Muwaalaat (Loyalitas) kepada mereka. Dan Allah telah melarang untuk meniru-niru perilaku orang kafir tersebut dan termasuk memiliki kecintaan, kesetiaan kepada mereka, yang termaktub dalam kitab Dzat yang Maha Perkasa (Al Qur’an). Ini juga ketetapan dari Nabi (Shalallaahu ` Alaihi wa sallam) bahwa beliau bersabda : “Barangsiapa meniru suatu kaum, maka dia termasuk dari kaum tersebut”.</p>
<p>Ied al-Hubb (perayaan Valentine&#8217;s Day) datangnya dari kalangan apa yang telah disebutkan, termasuk salah satu hari besar / hari libur dari kaum paganis Kristen. Karenanya, diharamkan untuk siapapun dari kalangan muslimin, yang dia mengaku beriman kepada Allah dan Hari Akhir, untuk mengambil bagian di dalamnya, termasuk memberi ucapan selamat (kepada seseorang pada saat itu). Sebaliknya, adalah wajib untuknya menjauhi dari perayaan tersebut &#8211; sebagai bentuk ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya, dan menjaga jarak dirinya dari kemarahan Allah dan hukumanNya.</p>
<p>Lebih-lebih lagi, hal itu terlarang untuk seorang muslim untuk membantu atau menolong dalam perayaan ini, atau perayaan apapun juga yang termasuk terlarang, baik berupa makanan atau minuman, jual atau beli, produksi, ucapan terima kasih, surat-menyurat, pengumuman, dan lain lain. Semua hal ini dikaitkan sebagai bentuk tolong-menolong dalam dosa serta pelanggaran, juga sebagai bentuk pengingkaran atas Allah dan Rasulullah. Allaah, Dzat yang Maha Agung dan Maha Tinggi, berfirman:</p>
<p>وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُواْ عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ<br />
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. [Surah al-Maa.idah, Ayat 2]</p>
<p>Demikian juga, termasuk kewajiban bagi tiap-tiap muslim untuk memegang teguh atas Al Qur’an dan Sunnah dalam seluruh kondisi &#8211; terutama saat terjadi rayuan dan godaan kejelekan. Maka semoga dia memahami dan sadar dari akibat turutnya dia dalam barisan sesat tersebut yang Allah murka padanya (Yahudi) dan atas mereka yang tersesat (Kristen), serta orang-orang yang mengikuti hawa nafsu diantara mereka, yang tidak punya rasa takut &#8211; maupun harapan dan pahala &#8211; dari Allah, dan atas siapa-siapa yang memberi perhatian sama sekali atas Islam.</p>
<p>Maka hal ini sangat penting bagi muslim untuk bersegera kembali ke jalan Allah, yang Maha Tinggi, mengharap dan memohon Hidayah Nya (Bimbingan) dan Tsabbat (Keteguhan) atas jalanNya. Dan sungguh, tidak ada pemberi petunjuk kecuali Allaah, dan tak seorangpun yang dapat menganugrahkan keteguhan kecuali dariNya.</p>
<p>Dan kepada Allaah lah segala kesuksesan dan semgoa Allaah memberikan sholawat dan salam atas Nabi kita ( Shalallaahu ` Alaihi wa sallam) beserta keluarganya dan rekannya.</p>
<p>Lembaga tetap pengkajian ilmiah dan riset fatwa<br />
Ketua : Syaikh &#8216; Abdul &#8216; Aziz Al Asy-Syaikh;<br />
Wakil Ketua : Syaikh Saalih ibn Fauzaan;<br />
Anggota: Syaikh &#8216; Abdullaah ibn Ghudayyaan;<br />
Anggota: Syaikh Bakar Ibn &#8216; Abdullaah Abu Zaid</p>
<p>(Fataawa al-Lajnah ad-Daaimah lil-Buhuts al-&#8217;Ilmiyyah Wal-Iftaa.- Fatwa Nomor 21203. Lembaga tetap pengkajian ilmiah dan riset fatwa Saudi Arabia)<br />
Dinukil dari http://www.fatwa-online.com/fataawa/innovations/celebrations/cel003/0020123_1.htm.</p>
<p>Pertanyaan : Bagaimana hukum merayakan hari Kasih Sayang / Valentine Day&#8217;s ?</p>
<p>Syaikh Muhammad Sholih Al-Utsaimin menjawab :<br />
“Merayakan hari Valentine itu tidak boleh, karena:</p>
<p>Pertama: ia merupakan hari raya bid‘ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syari‘at Islam.</p>
<p>Kedua: ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih (pendahulu kita) – semoga Allah meridhai mereka. Maka tidak halal melakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyai pegangan dan ikut-ikutan. Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari segala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dan semoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya.”</p>
<p>Maka adalah wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat untuk melaksanakan wala’ dan bara’ ( loyalitas kepada muslimin dan berlepas diri dari golongan kafir) yang merupakan dasar akidah yang dipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang mu’min dan membenci dan menyelisihi (membedakan diri dengan) orang-orang kafir dalam ibadah dan perilaku.</p>
<p>Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah: ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah nilai-nilai Islam. Dampak buruk lainnya, bahwa dengan mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlah mereka, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap raka’at shalatnya membaca,</p>
<p>“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (Al-Fatihah:6-7)</p>
<p>Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yang sesat dan dimurkai, namun ia sendiri malah menempuh jalan sesat itu dengan sukarela. Lain dari itu, mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang serta dapat melahirkan kecintaan dan keterikatan hati.</p>
<p>Allah Subhannahu wa Ta&#8217;ala telah berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al-Maidah:51)</p>
<p>“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya.” (Al-Mujadilah: 22)</p>
<p>Ada seorang gadis mengatakan, bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka, hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yang memperingatinya.</p>
<p>Saudaraku! Ini adalah suatu kelalaian, padahal sekali lagi: Perayaan ini adalah acara ritual agama lain! Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan seseorang terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka.</p>
<p>Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yang sepele, tapi lebih mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga saat ini kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.</p>
<p>Alhamdulillah, kita mempunyai pengganti yang jauh lebih baik dari itu semua, sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Di antaranya, bahwa dalam pandangan kita, seorang ibu mempunyai kedudukan yang agung, kita bisa mempersembahkan ketulusan dan cinta itu kepadanya dari waktu ke waktu, demikian pula untuk ayah, saudara, suami …dst, tapi hal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yang dirayakan oleh orang-orang kafir.</p>
<p>Semoga Allah Subhannahu wa Ta&#8217;ala senantiasa menjadikan hidup kita penuh dengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatan untuk masuk ke dalam Surga yang hamparannya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.</p>
<p>Menyampaikan Kebenaran adalah kewajiban setiap Muslim. Kesempatan kita saat ini untuk berdakwah adalah dengan menyampaikan buletin ini kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahuinya.</p>
<p>Semoga Allah Ta&#8217;ala Membalas &#8216;Amal Ibadah Kita.</p>
<div id="attachment_219" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/20570_1301878197416_1544307739_770782_2559040_n.jpg"><img src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/20570_1301878197416_1544307739_770782_2559040_n.jpg?w=300&#038;h=235" alt="" title="20570_1301878197416_1544307739_770782_2559040_n" width="300" height="235" class="size-medium wp-image-219" /></a><p class="wp-caption-text">Jauhi Ikhtilat</p></div>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Penjelasan Tambahan :</p>
<p>Beberapa versi sebab-musabab dirayakannya hari Kasih sayang ini, dalam The World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenai Valentine’s Day.</p>
<p>1. Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda mengundi nama –nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan obyek hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.</p>
<p>Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I (lihat: The Encyclopedia Britannica, sub judul: Christianity). Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (lihat: The World Book Encyclopedia 1998).</p>
<p>The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidak pernah ada penjelasan siapa “St. Valentine” termaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.</p>
<p>Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah Isa Al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.</p>
<p>Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada orang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).</p>
<p>Kebiasaan mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsung dengan St. Valentine. Pada 1415 M ketika the Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St.Valentine 14 Februari, ia mengirim puisi kepada istrinya di Perancis. Kemudian Geoffrey Chaucer, penyair Inggris mengkaitkannya dengan musim kawin burung dalam puisinya (lihat: The Encyclopedia Britannica, Vol.12 hal.242 , The World Book Encyclopedia, 1998).</p>
<p>Lalu bagaimana dengan ucapan “Be My Valentine?” Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” (www.korrnet.org) mengatakan kata “Valentine” berasal dari Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut Syirik, yang artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta&#8217;ala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri! . Layaknya seorang muslim segera bertaubat mengucap istighfar, &#8220;Astaghfirullah&#8221;, wa naudzubillahi min dzalik. (Dari berbagai sumber).</p>
<p>Dari Note Abu Fahd : http://www.facebook.com/bangdani?ref=profile#/notes/abu-fahd-negaratauhid/misteri-valentines-day/273027096711</p>
<p>Dicopy dari Note Al Akh Hamdani di Facebook</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=217&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2010/01/27/misteri-valentine-days/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/20570_1301878237417_1544307739_770783_6304497_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20570_1301878237417_1544307739_770783_6304497_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/20570_1301878197416_1544307739_770782_2559040_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">20570_1301878197416_1544307739_770782_2559040_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sesuatu tentang &#8220;Facebook&#8221;</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2010/01/06/sesuatu-tentang-facebook/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2010/01/06/sesuatu-tentang-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 09:50:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kita semua sudah sangat kenal dengan kata facebook. Situs jejaring sosial yang berkembang pesat akhir-akhir ini bahkan mungkin tidak berlebihan kalau dibilang mengungguli situs sejenis lainnya. Berkembang dengan begitu pesat, dalam waktu yang singkat. Situs semacam ini sepertinya sedang &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2010/01/06/sesuatu-tentang-facebook/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=194&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_204" class="wp-caption alignleft" style="width: 306px"><a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/copy-of-ldscn000593.jpg"><img src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/copy-of-ldscn000593.jpg?w=593" alt="" title="Copy of lDSCN00059"   class="size-full wp-image-204" /></a><p class="wp-caption-text">Facebook Login Screen</p></div>Mungkin kita semua sudah sangat kenal dengan kata facebook. Situs jejaring sosial yang berkembang pesat akhir-akhir ini bahkan mungkin tidak berlebihan kalau dibilang mengungguli situs sejenis lainnya. Berkembang dengan begitu pesat, dalam waktu yang singkat. Situs semacam ini sepertinya sedang ngetrend akhir-akhir ini. Yang saya ketaahui, setidaknya kita bisa mendapatkan fasilitas email, forum diskusi, sharing foto seperti blog foto, berbagi cerita seperti blog, sharing video seperti video blog, iklan komersial, ditambah lagi bebasnya memberikan komentar kemudian fasilitas like/unlike, share, tag yang kesemuanya bisa didapatkan hanya pada satu situs dengan satu akun saja. Yang sebelumya untuk masing-masing fasilitas itu kita membutuhkan satu akun pada satu situs. Jadi paling tidak kita tidak perlu bingung menghafal username dan password yang se-ember banyaknya. Praktis, efektiv dan efisien, setidaknya bagi saya pribadi.</p>
<p>Mungkin yang membuat situs semacam ini tidak membosankan adalah karena situs semacam ini dibuat rame oleh membernya yang jumlahnya sangat banyak, seperti  fasilitas update status yang setiap member bisa menulis kalimat semaunya dan kemudian member lain dapat memberikan komentar, suka atau tidak suka dan bahkan bisa share. Dengan demikian otomatis konten selalu baru. Belum lagi dengan fasilitas upload foto, video, dan catatan (note) yang kesemuanya bisa di komentari, dishare dan diberikan label &#8216;like&#8221; dan &#8220;unlike&#8221; (apa &#8220;dislike&#8221; ya, saya lupa pastinya).<span id="more-194"></span></p>
<p>Saya termasuk salah satu yang menikmati situs ini, update status, upload foto, upload note, upload video, dan memberikan komentar, ngeshare, memberikan label like, semuanya pernah saya lakukan. Memang awal mulanya sangat mengasyikkan. Namun belakangan, saya mulai berpikir, seiring dengan sindrom ketagihan dan pingin lagi dan lagi untuk selalu on line di facebook, update status atau melakukan hal-hal yang lain, sebelum melakukan hal itu semua seringkali  terbesit niatan untuk mencari perhatian, ingin agar status kita dibaca, dikomentari, diberi label like, ingin agar video kita dilihat, didengar, dikomentari, dishare, ingin agar note kita dibaca, dilihat, dikomentari, intinya seringkali sebelum melakukan sesuatu dengan si facebook ini, ada niatan ingin dilihat, dipuji, didengar orang banyak, atau kalau boleh disimpulkan niatan untuk menjadi tenar, memang tidak setiap kali dan selalu namun seringkali hal seperti ini muncul. Kemudian saya mulai merasa sesuatu disini, saya mulai khawatir ini masuk dalam kategori riya&#8217; , dan atau sum&#8217;ah, padahal tentu kita sudah maklum bersama bahaya dua penyakit kronis ini.</p>
<p>Maka pembaca sekalian yang saya hormati, bagaimana menurut Anda tentang hal ini&#8230;.?</p>
<p><a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/logo3.jpg"><img src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/logo3.jpg?w=593" alt="" title="logo"   class="size-full wp-image-212" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=194&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2010/01/06/sesuatu-tentang-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/copy-of-ldscn000593.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Copy of lDSCN00059</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/logo3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">logo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Delapan Jam</title>
		<link>http://keherananku.wordpress.com/2010/01/05/delapan-jam/</link>
		<comments>http://keherananku.wordpress.com/2010/01/05/delapan-jam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 23:45:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keherananku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keherananku.wordpress.com/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Apakah pada siang hari panas terik tanpa awan dan tanpa mendung engkau akan bertanya dimanakah matahari&#8230;? Kemudian setelah pada akhirnya engkau menemukannya engkau pun bertanya kepada nya, &#8220;Wahai matahari mengapa engkau bersinar&#8230;?&#8221; Tidak lebih dari delapan jam, lidahku ini telah &#8230; <a href="http://keherananku.wordpress.com/2010/01/05/delapan-jam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=174&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_186" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/basah6.jpg"><img class="size-full wp-image-186" title="basah" src="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/basah6.jpg?w=593" alt="sampah basah"   /></a><p class="wp-caption-text">tempat sampah basah</p></div>
<p>Apakah pada siang hari panas terik tanpa awan dan tanpa mendung engkau akan bertanya dimanakah matahari&#8230;?</p>
<p>Kemudian setelah pada akhirnya engkau menemukannya engkau pun bertanya kepada nya, &#8220;Wahai matahari mengapa engkau bersinar&#8230;?&#8221;</p>
<p>Tidak lebih dari delapan jam, lidahku ini telah membuatku menyesal dua kali dengan penyesalan yang sangat&#8230;!</p>
<p>Karena itu kawan, janganlah kalian menjadi orang yang menyesal seperti diriku ini, jangan kalian remehkan apa yang ada diantara rahang kalian, bentuknya memang kecil, tidak bertulang, namun dia lebih tajam dari pedang, lebih licin dari belut, dan lebih licik daripada orang zindiq yang paling munafiq sekalipun, bentuknya remeh, suka bersembunyi tak pernah menampakkan diri,  namun hampir-hampir wajah-wajah tersungkur di neraka sedalam tujuh lapis bumi karenanya.<span id="more-174"></span></p>
<p>kata orang kita diberikan dua telinga dan satu mulut agar kita lebih banyak mendengar daripada bicara, jika keselamatan manusia terletak pada pemeliharan mulutnya, jika salah satu barometer keimanan adalah kelaziman untuk berbicara yang baik atau jika tidak maka mengharuskan diam, jika surga tergadai dengan dua jaminan dan salah satunya adalah lisan, jika mulut adalah laksana corong teko yang mengeluarkan apa yang ada di perutnya maka perut itu bernama hati, jika teko berisi madu tentu corong teko hanya akan mengeluarkan madu, jika berisi susu maka tentu hanya akan mengeluarkan susu, dan jika berisi khomer maka tentu yang akan keluar adalah khomer, janganlah kalian berkata &#8221; aku tadi memasukkan air panas, bubuk kopi dan gula maka yang keluar adalah kopi yang nikmat&#8230;.!!!&#8221; ini hanyalah senda guraumu saja kawan, hati itu laksana kertas putih bersih, apakah engkau akan mencampur segala sesuatu di dalamnya..? padahal satu keburukan yang engkau kerjakan akan menghasilkan satu titik hitam dan jika engkau bertaubat maka titik noda hitam itu akan sirna, namun jika tidak titik-titik noda hitam itu akan semakin banyak dan membuat hatimu menjadi keras dan mati, maka musibah apa yang lebih besar dari hal ini&#8230;&#8230;..?</p>
<p>Kawanku yang baik, waktu tidak dapat berputar kembali dan sesal kemudian tiada berguna, karena itu senantiasalah engkau waspada, dan jangan lengah sedikitpun, karena dikala itu engkau pasti akan binasa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keherananku.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keherananku.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keherananku.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keherananku.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keherananku.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keherananku.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keherananku.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keherananku.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keherananku.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keherananku.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keherananku.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keherananku.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keherananku.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keherananku.wordpress.com/174/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keherananku.wordpress.com&amp;blog=999053&amp;post=174&amp;subd=keherananku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keherananku.wordpress.com/2010/01/05/delapan-jam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71abf14ead8ccdd0ba0b3595df3f9e5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keherananku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keherananku.files.wordpress.com/2010/01/basah6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">basah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
