Bagaimana mungkin seorang yang beriman tidak berbahagia sementara pintu-pintu surga dibuka, dimana hal ini berarti kesempatan bagi dia untuk berlomba-lomba beramal kebajikan dan berharap amalannya diterima oleh Allah ta’ala dan mendapat limpahan pahala dan karunia dariNya….
Bagaimana mungkin seorang yang berdosa tidak berbahagia sementara pintu-pintu neraka ditutup, dimana hal ini berarti kesempatan bagi dirinya untuk bertaubat dari segala dosa dan kesalahan, kembali kepada Allah kembali kepada jalan yang benar dan diridhoiNya, dan memohon ampunanNya….
dan Bagaimana mungkin seorang yang berakal tidak berbahagia sementara setan-setan dibelenggu….