Kawan…kau tidak seperti yang kuharapkan

G 502 Setelah dengan berat hati kawanku yang pertama di istirahatkan sehubungan dengan usia yang sudah tidak memadai, datanglah kawan baru dengan penampilan yang meyakinkan dibekali dengan sponsor nama besar Sony Ericsson. Sony Ericsson G502 adalah penerus perjalanan dan perjuangan pendahulunya, kawan baikku Philips Fisio 826.

25 April 2009, kawan baru ini mulai menemani, setelah di tebus dengan mahar sejumlah IDR 1.599.000 di erafone Sony Ericsson ITC Roxy Mas. “Best Seller ini Pak” kata sales personnya Mr XX XX. Pilihan pada akhirnya dijatuhkan pada G502 besutan Soner ini karena yang saya ketahui pada waktu itu, HP ini hape ekonomis dengan koneksi internet bagus, harga murah dan penampilan tidak murahan. Kabel data dan memory card tidak termasuk pada paket penjualan, tanpa pikir panjang ikut saya tebus untuk kemudahan di kemudian hari.Hampir IDR 2.000.000 uang keluar waktu itu belum termasuk ongkos transport metro mini dan bus kota. Rasa senang bukan main saat itu punya HP polyphonic, layar warna, kamera 2.0 Megapixel dan berbagai fasilitas lainnya yang pastinya tidak ada pada pendahulunya Sang Philips Fisio 826.

Kesan pertama, koneksi internet cukup kencang, kamera bagus, suara jernih, model keren dan menu yang ada pada kawan kita ini sangat mudah dan enak dipakai, user friendly lah sanagat memudahkan pengguna, cukup trial and error pasti sudah mahir. Tapiiiiiii, ada yang mengganjal, setiap kawan kita ini dihidupkan dari mati surinya, animasi yang ditampilkan patah-patah dan tidak lancar kemudian konsumsi baterai menurut saya pribadi sangat boros, atau mungkin baterai yang tidak beres, setiap hari harus isi ulang jika tidak ingin habis di tengah jalan. Casing ada yang berbunyi jika tertekan tangan khususnya di bagian bawah layar sebelah kanan.

30 April 2009, enam hari setelah premiere, kawan kita ini mengalami gejala aneh, jika ada telepon masuk, suara lawan bicara sama sekali tidak terdengar walaupun volume hp sudah dimaksimalkan. Suara lawan bicara baru akan terdengar apabila loud speaker diaktifkan. Tidak nyaman tentunya jika setiap kali ada telepon masuk harus menggunakan loud sepaker, langkah pertama adalah mencoba menghubungi customer service Soner menanykan hal ini, siapa tau ada settingan yang harus dibenarkan, solusi saat itu adalah mematikan HP dan mencabut baterai kemudian dibiarkan selama 15 menit. Walhasil, solusi dari customer service ternyata tidak berguna, sakit kawan kita ini belum sembuh juga. Kembali telepon customer service akhirnya jurus pamungkas pun tak urung dikeluarkan…”Dibawa ke service center aja Pak…” whu hu ….muales nya bukan main….rontok semua harapan yang semula membumbung tinggi, benar kata orang ..semakin tinggi naik, semakin sakit jatuhnya. Maaf jika terkesan lebay/hiperbola, karena memang membeli hp dan mengeluarkan nominal dengan lima sampai enam angka nol bukan hal yang sering dan biasa dilakukan.

Akhirnya beberapa hari berselang kawan kita ini sudah sembuh dan sudah bisa diambil dari “rumah sakit” nya di Service Center Sony Ericsson Mall Ambassador. Bahlulnya saat itu, kenapa saya tidak minta diganti HP baru saja, toh masih garansi, belum genap seminggu, walaupun nantinya kemungkinan besar tidak akan berguna juga, karena ternyata banyak juga yang mengalami hal yang sama, jadi kemungkinan memang ada masalah dengan kawan kita ini, produk yang sama dan yang seangkatan dengannya. Saat diambil dari “rumah sakit” nya petugas di sana berkata …” Ini CUMA IC nya AJA Pak…” ….IC mungkin yang dimaksud adalah Integrated Circuit dan saya kurang sependapat jika dalam situasi yang rusak adalah IC dan dalam waktu belum satu minggu pemakaian sudah rusak, masih diberi embel-embel “CUMA” dan “aja” ………Jadi teringat kalimat Tukul Arwana yang sering dia bawakan dalam acara talk show nya —- “dhengkulmu mlocot“—”tak sobek-sobek mulutmu” …..wha ha ha ha …….

Kemudian lanjut cerita, kawan kita mulai bertugas seperti biasa, hari demi hari, minggu demi minggu. Eh lha kok ndilalah ada gejala aneh ladi pada kawan kita ini…dia sering pingsan sendiri, entah waktu browsing, sms, membaca sms, maupun dalam kondisi idle, sering sekali hal ini terjadi. Kebetulan teman saya juga berteman dengan G502 dan juga menglami hal yang sama dengan saya. Belum lagi sembuh dan belum lagi ada jalan keluar kawan kita ini pun sudah tambah aneh lagi sakitnya, kali ini kawan kita ini tidak bisa mengirim sms, setiap sms yang akan dikirim selalu masuk ke folder outbox dan tidak terkirim kepada nomor yang dituju, terus terang hal ini sangat menyusahkan bagi saya.

Pencarian di dunia maya menyebutkan bahwa ternyata banyak juga yang mengalami masalah yang sama dengan Soner G502, dan solusi yang ada adalah dengan update firmware nya, namun solusi ini adalah obat untuk penyakit sering pingsan sendiri dan bukan obat untuk penyakit buta huruf dalam hal sms -an. Sampai sekarang belum saya lakukan update firmware kawan kita ini, file untuk update belum ada akibat pembatasan dari proxy kantor untuk situs-situs download, otomatis teman kita ini sekarang saya skors dan diberhentikan dengan tidak hormat sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

——

Tanpa diundang dan dijemput, iseng-iseng dihidupkan kembali setelah putus asa mencoba update firmware ke versi yang lebih baru selalu gagal maning-gagal maning ternyata kawan kita ini sudah bisa on line lagi, sms bisa dikirim dengan sukses sampai ke tujuan tidak hanya “nyasar” ke outbox saja. Kebiasan buruk sering pingsan sendiri masih sering terjadi, kalau ada telpon masuk kawan kita ini malah pingsan tanpa permisi, seringkali saat mau siuman lagi ada tulisan Inactive SIM, seringkali memory card tidak terbaca daaaaaaannn animasi saat pertama dihidupkan masih patah-patah. Gak tau deh…..no comment…..

——-

Jumat, 22 Oktober 2010, updating firmware ternyata sukses dikerjakan, alhasil kini kawan kita yang sempat bikin repot ini sehat kembali. Tidak ada tanda – tanda akan pingsan lagi, update driver untuk sound dan kamera tak lupa dikerjakan. Akhirnya selamat bergabung kembali kawan…semoga dirimu sehat selalu…

Bagi kawan-kawan yang mungkin membutuhkan step by step update firmware G502, dapat membaca pada link berikut ini : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1219931.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s