
Hp pertama ku Fisio 826
Kenalan pertama kali pada tanggal 16 November 2004 lalu di ITC Roxy Mas. Tanpa banyak basa basi saya langsung “tresno” alias suka melihat tampilan fisiknya. Memang dia bukanlah dari golongan mewah bahkan saat itupun ketika saya mengenalnya dia sudah termasuk kuno dan “djadoel” (kata anak muda jaman sekarang). Tapi yang namanya hati dan selera tentu berbeda tiap orang. Walaupun sudah kuno dan langka, yang lebih canggih dan berada sangat banyak, yang lebih baguspun sangat banyak, namun hati ini telah mimilih, pilihan telah dijatuhkan, tekad telah dibulatkan, pinangan akhirnya jatuh kepada si Fisio 826 besutan Philips.

Aksesoris, full set
Display layar menggunakan CSTN 4096 warna saja, masih monoponik dan belum begitu enak didengar di telinga, ada bluetooth yang sampai sekarang belum pernah bisa untuk saling bertukar data dengan “suku” lain, ada hansfree belum bisa untuk radio. Tapi walhasil, si kecil nan mungil ini mempunyai bentuk yang memikat saya sehingga hanya dengan alasan inilah (selain harga yang ekonomis tentunya) saya memilihnya.
Empat tahun lebih (hampir lima tahun) teman setia ini selalu dengan setia menemani saya tanpa keluhan sedikitpun, bahkan perkataan “ah” pun tidak pernah diucapkannya. Pokoknya saya sama sekali tidak ada keluhan terhadapnya.

buku manual dan garansi
Waktu berlalu tanpa terasa, si kecil Fisio ku sudah hampir lima tahun kupaksa bekerja keras sedemikian rupa. Akhirnya suratan takdir itupun datang. Baterai kawan setia kita ini sudah “ngedrop” seringkalu si kecil ini pingsan di tengah jalan, dan harus di “charge” dulu baru dia bisa siuman dari pingsannya. Seringkali di tengah pembicaraan yang sedang berlangsung dia tiba-tiba jatuh pingsan, dan pembicaraanpun lenyap sirna. Setiap hari (jika hanya dalam kondisi standby dengan sms satu atau dua) maka teman kecil kita ini masih bisa menjaga kesadarannya sampai harus di “charge” ulang pada sore harinya atau setiap saat ada kesempatan. Keypad sudah sangat keras, beberapa angka sudah tidak bisa digunakan, Baju yang dipakai sudah compang camping sudah banyak luntur, memang dari awal tidak pernah saya ganti baju yang dipakainya, dan diapun tidak pernah mengeluh atasnya. Seringkali pembicaraan putus di tengah jalan tanpa diketahui sebabnya, padahal indikator baterai menunjukkan masih ada sisa energi.
Akhirnya dengan berat hati terpaksa, teman setia kita ini dipensiunkan, dan memang sudah masanya dia menikmati masa purna bakti setelah kerja kerasnya siang dan malam selama satu periode pemilu. Semua aksesorisnya masih tersimpan rapi, kardus, tas plastik pembungkus Philips, bahkan kuitansi pembelian masih tersimpan rapi. SIM card dilepas setelah semua kontak dicopy terlebih dahulu dan kemudian teman kecil ini pun diistirahatkan di kardusnya sebagaimana pertama kali lima tahun yang lalu aku melihatnya untuk pertama kali. Dari sana dirimu berasal, dan kesana pula dirimu kembali lima tahun kemudian.
Terima kasih sobat, budi baikmu tak terlupakan………..

Posted by abu abdurrahman on June 9, 2009 at 1:52 pm
Subhanallah…
Telaten temenan antum ngrumat HP Philips Fisio 826 iku…?
Semoga “arwahnya” diterima disisi”mu”…
Sugeng dalu…
Salam ukhuwah….
Posted by keherananku on June 23, 2009 at 2:55 am
he..he…..
Salam kenal……