Pacaran….?, haram,haram,haraaaaaaaammm…….!!!

Maha Besar Alloh yang menciptakan manusia berjenis laki-laki dan perempuan. Alloh ciptakan laki-laki dan wanita sebagai pasangan yang saling melengkapi dan membutuhkan. Alloh jadikan pria sayang dan cenderung kepada istrinya (wanita) supaya tentram hatinya, terkendali syahwatnya, jauh dari fitnah. Maha besar dan bijaksana Alloh yang menetapkan aturan dan rambu-rambu untuk mengatur kemaslahatan hubungan di antara pria dan wanita untuk kebaikan manusia sendiri. Sungguh Alloh sangat sayang kepada hamba-hambaNya, melebihi sayangnya seorang ibu kepada anaknya.

Masa – masa muda tentu merupakan masa yang menyenangkan, di mana pada masa inilah terjadi peralihan dari anak-anak menjadi dewasa, dari belum baligh menjadi baligh, dari bebas tanggung jawab menjadi bertanggung jawab. Salah satu hal yang seringkali muncul pada masa ini adalah rasa suka (cinta) kepada lain jenis. Dalam banyak hal rasa ini sering terwujud dengan adanya pacaran, jadian, atau apalah saya kurang mengerti istilah “gaul” nya……….!

Sebetulnya gimana sih hukumnya pacaran itu…..?

Kalau ini sih menurut saya aja ya……ssst…ini antar kita-kita aja ya…jangan sampai orang lain tau…….sssttt…!

Memang asal hukum muamalah adalah segala sesuatu adalah boleh sampai ada keterangan (dalil) yang memalingkannya ke hukum selainnya. Lalu bagaimana dengan pacaran…? Kalau saya maka pacaran itu adalah Haram. Lho kok, kan gak ada larangan dalam Al Qur’an maupun Hadits yang melarang pacaran………Ketahuilah sesungguhnya agama ini menghalalkan yang baik-baik dan mengharamkan yang buruk, dan pacaran itu termasuk yang buruk…!.Gak bisa Mas kan gak ada yang disakiti, gak ada yang dirugikan, kan dilakukan dengan suka sama suka tanpa paksaan. Benar, tapi tunggu dulu begini detilnya……. :

Islam mengharamkan ikhtilat, bagi Anda yang belum tau iktilat, maka ketahuilah ikhtilat adalah campur baurnya antara laki-laki dan perempuan dalam satu tempat tanpa mahrom, dan orang yang pacaran tidak akan terlepas dari berdua-duaan selama pacaran, malam minggu keluar bareng, nonton, ke kafe, atau kemana saja berduaan…….ketahuilah jika hanya cuman berdua, maka yang ketiga adalah setan…! serem kan…….

Islam juga memerintahkan untuk menundukkan pandangan kepada lain jenis sebagaimana pada hadits Fadhl bin Abbas. Orang yang pacaran pasti akan sering dan sangat sering sekali untuk saling pandang memandang sambil mengucapkan kata-kata aku sayang kamu, aku cinta kamu atau hanya sekedar berlezat-lezat dengan pandangan matanya………ini jelas haramnya bukan…………………..

Islam juga mengharamkan menyentuh wanita yang bukan mahromnya, sebagaimana dalam hadits bahwa Nabi bersabda bahwa “kepala salah seorang kalian ditusuk dengan besi jauh lebih ringan daripada kalian menyentuh wanita yang bukan mahrom kalian” dalam hadits lain diterangkan bahwa Nabi tidak pernah menyentuh tangan wanita yang bukan mahromnya, bahkan dalam baiat beliau tidak menyentuh tangan wanita. Nah orang pacaran tidak akan bisa terlepas dari yang namanya bersentuhan ini, entah cuman menggandeng tangan, merangkul baik pundak maupun pinggang, atau bahkan mencium bibir atau mengecup pipi wanita yang bukan mahromnya, wanita yang belum halal baginya….naudzubillah…….nah dari sini jelas haramnya bukan…………………..

Islam juga memerintahkan untuk menjauhi fitnah, bukankan setiap kali sholat sebelum salam kita dianjurkan untuk berdoa berlindung dari fitnah….? Bukankah Rosululloh bersabda dalam haditsnya bahwa fitnah itu seperti potongan malam yang kelam, pokoknya fitnah itu bahaya deh……..asli gak bohong………Trus apa kaitannya dengan pacar memacari ini…? Dalam hadits Rosululloh bersabda “..tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah yang mana fitnah itu lebih berbahaya bagi laki-laki melainkan fitnah wanita……”, karena itulah wahai para pemuda sekiranya kalian sudah dikaruniai kemampuan maka menikahlah karena itu akan lebih menjaga pandangan dan memelihara kemaluan, dengan menikah maka semakin sempurnalah agama kalian, dan terkendali syahwat kalian……….jika kalian belum mampu maka puasalah, karena puasa itu perisai yang dapat melindunginya dari api neraka, dan bertaqwalah kepada Alloh sesungguhnya Alloh Maha Keras Siksanya.

Sisi lain nya, betapa seringnya orang pacaran berbohong kepada pasangannya entah bohong yang bercanda untuk membuat gembira atau menarik hati pasangannya , atau berbohong yang lain yang jelas-jelas keduanya haram hukumnya. Betapa sering orang pacaran mengahambur-hamburkan harta,waktu, dan tenaga, untuk nonton, jalan bareng, beli ini dan itu. Padahal di lain sisi, masih ribuan kitab para ulama yang belum dia baca, kedua orang tua masih belum dia berbakti, amalan wajib dan sunnah masih banyak yang terlewatkan, belajar agama belum pernah terpikirkan…..aduhai semoga Alloh menjadikan kita semua orang-orang yang pandai memanfaatkan waktu untuk hal yang bermanfaat dunia dan akhirat.

Jika memang Anda masih tetep kekeuh pacaran, maka silahkan pacaran tanpa terkena hal-hal di atas. Bisa kah….? Gak mungkin bos…….bermain api tapi tidak hangus, bermain air tapi tidak basah, jauh panggang dari api………takutlah kepada Alloh, semoga Alloh melindungi kita semua dan memberikan petunjuk dan hidayahNya kepada kita untuk selalu berjalan di atas jalan yang lurus.

Sebagai solusi, bagi Anda yang sudah mempunyai kemampuan dan keinginan akan sangat lebih baik untuk menikah. Percaya deh dengan menikah maka semua hal yang biasa dilakukan orang pacaran kini bebas Anda kerjakan tanpa ada larangan, bahkan lebih jauh dari itu Anda boleh melakukan yang lebih jauh dari itu….asyik kan….tanpa harus malu, canggung, atau takut ketahuan orang lain (aneh takut orang tapi tak takut kepada Alloh, aneh sekali…..) Anda akan mempunyai orang yang meperhatikan Anda, merawat Anda ketika sakit, menemani Anda ketika kesepian, menghibur Anda ketika sedih, memberi support dan dukungan kepada Anda, sebagai tempat untuk condong sehingga hati merasa tenteram kepadanya…….asyik kan…….(jadi pingin nih….., semoga yang belum nikah segera dikarunia isteri atau suami) suerr deh hal kayak gituan gak ada pada pacar, pacar mah mau enaknya aja kalau dah bosan ditinggal, ada yang lebih cantik ya ganti lah, gak cocok dikit putus. Nikah..? itu baru cinta sejati, rizqi bertambah, hati tentram, nafsu dan syahwat terkendalikan, jauh dari fitnah, dan tentunya berpahala, benar bahkan melakukan hubungan suami istri saja berpahala, lho kok bisa seorang melampiaskan syahwat nya pada istrinya kok berpahala..coba Anda pikir bagaimana jika dia melampiaskan syahwat nya kepada selain istrinya, apakah dia berdosa..?……..Ya tentu, …….Nah kalau begitu dia akan mendapatkan pahala bila dia melampiaskan syahwatnya pada tempat yang dibenarkan dan diperintahkan agama……enak kan…………..?…..Jadi tunggu apa lagi…….buruan nikah……….!!!

6 Responses to this post.

  1. Wah, mas udah nikah ya…
    kok gak ane gak diundang.. :(

    Reply

  2. cie2,, mas yudha juga dah kepengin nikah ya? ayo ngaku aja, kenapa gak menyegerakan mas?
    kan di kalibata ini juga banyak akhwat,, mau cari yang kayak gimana lagi mas,, hehehehe
    secara tidak langsung tulisan ini bermakna “aku ingin nikah,, udahn gebet neh,,”
    hehehehehe piss,,,

    Reply

  3. Posted by Keherananku on April 16, 2008 at 9:07 am

    wlaah, kebelet sih enggak, tulisan ini saya tulis sehubungan dengan teman saya yang nglakuin kayak gini, …

    mau nasihati gak cukup ilmu, mau diem kok ya gak baik juga…….

    jadi yah……….gini lah ditumpahin saja disini……

    Reply

  4. Posted by MOSLEM on June 12, 2008 at 4:24 am

    Assalamualaikum…

    wah, jadi teringat masa lalu.. aku pernah pacaran padahal udah jadi ikhwah….(apa itu ikhwah??)
    Ikhwah adalah orang yang sudah sangat paham tentang ajaran agama islam yaitu salah satunya pacaran ini…

    dulu aku anak rohis yang sangat taat banget.tapi aku pacaran.ups….nanti dulu!!pacaran yang gimana nih?aku niat pacaran karna mw nolong si cowo itu.bukan karna rasa suka/sayang/cinta/apalah namanya gitu…

    alhamdulillah Allah memperkenalkan sama aku orang-orang yang sangat aku sayangi sampai sekarang. Akhwat-akhwat yang mengajariku banyak hal dengan dakwah.

    Setelah aku pikir lagi,ehm……buat apa ya pacaran itu??Maksiat ada,pegangan ada,ciuman ada,apalagi yang kurang kalo cuma hal-hal negatif aja yang ada?

    Dari pada pacaran mending ngurusin gimana cara ngancurin israel yang udah merajarela di Palestina kita?Urusin orang-orang yang g mampu yang masih perlu bantuan kita.

    Mending baca Al-Qur’an yang bermanfaat banget.baca artinya,pahami ayatnya dan hafalkan semuanya.Karena salah satu pintu masuk surga adalah seseorang yang hafidz/hafidzah/orang yang menghafal Al-Qur’an.

    Coba kalo kita pacaran,mana ada waktu untuk ngafalin hadis,Al-Quran,baca buku islam,baca tafsir,ngurusin umat islam,dakwah sana-sini,dll…

    banyak banget yang musti kita perbaiki.jangan smpai waktu kita terbuang sia-sia

    Reply

  5. Posted by keherananku on June 12, 2008 at 7:40 am

    Waalaikussalam warohmatullohi wabarokatuh…

    Alhamdulillah….Barokallohu fiik…

    …”….diantara tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat baginya…”…..

    salah satu yang akan dihisab kelak pada hari kiamat adalah…”…..dan umurmu untuk apa engkau habiskan….”…

    Semoga Alloh memberikan hidayah kepada kita semua untuk senantiasa berjalan di atas Islam dan Sunnah……Amin

    Wassalaamualaikum…..

    Reply

  6. Posted by Heru on September 4, 2009 at 7:51 am

    Makasih bgt ya,,,
    Postingan dan komentnya amat sangat membantu!

    Ya Allah,,,ampunilah dosa-dosa hamba,,
    Sungguh hamba malu kepadaMu Ya Allah,,,

    Reply

Respond to this post